Rabu, 24 September 2014

Sistem Informasi Psikologi

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

1      1.      Pengertian system

      Menurut Amsyah, Sistem adalah elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk suatu          kesatuan  (Amsyah, 2000).

      Menurut Hanif Al Fatta (2007) sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari  unsur atau variabel-variabel yang saling terorganisasi, saling berinteraksi, dan saling bergantung  sama lain.

     Dari pengertian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa sistem adalah sekumpulan komponen yang saling berhubungan dan membentuk suatu kesatuan

-          Sistem juga mempunyai memiliki ciri-ciri atau sifat-sifat seperti berikut:
·         Terdiri dari komponen-komponen yang saling berinteraksi.
·         Mempunyai lingkungan luar.
·         Mempunyai interface (jalinan).
·         Terdiri dari masukan, pengolahan dan keluaran

-          Elemen-elemen sistem:

a. Tujuan
Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak.
b. Masukan
Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak.
c. Proses
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai.
d. Keluaran
Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.
e. Batas
Yang disebut batas (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem.
f. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
g. Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri.

2. Pengertian informasi

Menurut Zulkifli Amsyah (2005) informasi adalah data yang sudah diolah ke dalam bentuk tertentu sesuai dengan keperluan pemakaian informasi tersebut.
   
  Menurut Kursini & Menurut Laudon (dalam Gaol, 2008) informasi adalah data yang sudah dibentuk ke dalam sebuah formulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia

Dari pengertian diatas dapat diambil kesimpulan, informasi adalah data yang sudah dibentuk sesuai dengan keperluan yang bermanfaat dalam mendukung sumber informasi.

Informasi akan memiliki arti manakala informasi tersebut memiliki unsur-unsur sebagai berikut:
·      Relevan artinya Informasi yang diinginkan benar-benar ada relevansi dengan masalah yang dihadapi.
·         Kejelasan artinya terbebas dari istilah-istilah yang membingungkan.
·      Akurasi artinya bahwa informasi yang hendak disajikan harus secara teliti dan lengkap.
·       Tepat waktu artinya data yang disajikan adalah data terbaru dan mutahir.

                                          
 3. Pengertian Psikologi  

Menurut Widjono (2007) psikologi berasal dari kata psyche berarti jiwa, danlogos berarti ilmu, psikologi ialah ilmu jiwa.

Menurut Carole Wade & Carol Tavris (2007) psikologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu yang berfokus pada perilaku dan berbagai proses mental serta bagaimana perilaku dan berbagai proses  mental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan eksternal.

Menurut Arief Budiman (2006) psikologi ialah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia,  khususnya dari segi kejiwaannya.

         Menurut Nasarudin Latif (1996) Psikologi ialah ilmu yang membahas keadaan jiwa dan gerak kegiatan (aktivitas) serta karya jiwa manusia.

      Menurut Dali Gulö (1982) dalam kamus psikologinya, psikologi yaitu ilmu yang   mempelajari proses-proses mental dan perilaku makhluk hidup, ataupun proses-proses mental dan perilaku itu sendiri.

2  4.      Sistem informasi psikologi

Menurut Chr. Jimmy L. Gaol (2008) sistem informasi psikologi bertujuan mendapatkan pemahaman bagaimana manusia pembuat keputusan merasa dan menggunakan informasi formal.

Menurut Kertahadi (dalam Al Fatta, 2007) sistem informasi adalah suatu alat utnuk menyajikan informasi dengan cara sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penerimanya. Tujuannya adalah untuk menyajikan informasi guna pengambilan keputusan pada perencanaan, pengorganisasian, pengendalian kegiatan operasi subsistem suatu perusahaan, dan menyajikan sinergi organisasi pada proses.

Dari teori – teori yang menjelaskan mengenai system, infomasi, dan psikologi di atas dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Psikologi adalah pewujudkan  dari pemanfaatan media teknologi yang digunakan untuk mempermudah mendapatkan informasi – informasi yang berhubungan psikologi.

SUMBER       :

Amsyah, Z. (2005). Manajemen Sistem Informasi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
          (Google Book).

Budiman, A. (2006) Kebebasan, negara pembangunan. Jakarta: Alfabet    http://9triliun.com/artikel/1190/pengertian-sistem-informasi.html

Fatta, H.A. (2007). Analisis & Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta:   Penerbit Andi.  
          (Google Book).

Gaol, C.J.L (2008). Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Grasindo. (Google Book)

Gulö, D. (1982). Kamus Psychologi. Universitas Michigan: Tonis.

Latif, N. (1996). Biografi dan Pemikiran. Jakarta: Gema Insani Press. (Google Book)

Wade, C. & Tavris, C. (2007). Psikologi (ed.9). Jakarta: Erlangga. (Google Book)

Widjono. (2007). Bahasa Indonesia: Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan
Tinggi. Jakarta: Grasindo. (Google Book)